Stadion Maguwoharjo dibangun oleh Pemerintah Kabupaten
Sleman sebagai alternatif pengganti Stadion Tridadi yang merupakan homebase PSS
Sleman dalam beberapa musim kompetisi. Animo masyarakat Sleman yang besar,
terutama slemania, dalam mendukung PSS setiap kali berlaga di kandang membuat
kapasitas di Stadion Tridadi sudah tidak mampu menampung penonton.
Dalam kurun waktu tahun 2004 hingga 2006 dibangunlah sebuah
stadion yang memiliki standar internasional. Keputusan ini diambil setelah
mempertimbangkan ketidaklayaan stadion Tridadi untuk menjamu tim-tim besar Liga
Indonesia.
Stadion yang dibangun di Desa Maguwoharjo ini resmi bisa
digunakan sebagai kandang PSS Sleman dalam mengikuti kompetisi Divisi Utama
Liga Indonesia 2007. Dengan memiliki daya tampung hingga 35.000 penonton
membuat stadion Maguwoharjo mampu menampung seluruh penonton yang menyaksikan
tim kesayangan mereka, PSS Sleman saat bertanding, bahkan juga bisa menampung
hingga 10.000 suporter tamu yang datang.
Stadion yang memiliki nama resmi Maguwoharjo International
Stadium (MIS) ini dianggap sebagai salah satu stadion terbaik di Indonesia
selain Stadion Gelora Bung Karno di Jakarta, Stadion Jakabaring di Palembang,
dan Stadion Jalak Harupat di Kabupaten Bandung. Bahkan, Stadion Maguwoharjo
pernah digunakan oleh tim nasional Indonesia dalam melakukan pertandingan
ujicoba.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar